Hujan
Tik rintik rintik
Kadang malu-malu
Kadang pula datang dengan derasnya
Menetes manis membasahi bumi
Aku menyukaimu
Walapun terkadang
Kedatanganmu menggambarkan kesedihan hati
Hati yang hancur, ditambah derasnya air turun dari langit
Seolah-olah kau tau apa yang sedang dirasakan
Tapi ku yakin
Tak selamanya kau menggambarkan kesedihan
Aku percaya itu
Ketika dua insan terjebak dalam derasnya air langit
Dengan perasaan yang tak karuan
Gejolak di dada, riang, dan penuh canda tawa
Terimakasih, hujan..
Depok, 17 Oktober 2019
Komentar
Posting Komentar