Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Senja dan Rindu

Senja hilang ditelan malam. Semburat sinar berubah menjadi kelam. Ku labuhkan rindu ini perlahan. Pada bintang  yang berkelipan. 

Allah Menurunkan Balasan di Dunia

Allah menurunkan balasan untuk segala urusan di dunia.  Bagaimanapun kecewa dan sakitnya diri kita, jangan pernah membalas. Tugas kita hanya bersabar, berbenah, dan memaafkan.  Selebihnya biar jadi urusan Allah.  “Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya juga” (QS: Al-Zalzalah [99]: 7-8) Sudah jelas, kan janji Allah? Segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini akan selalu mendapat balasan dari-nya. Kebaikan sekecil apapun akan dipandang oleh-nya. Dan keburukan sekecil apapun akan dilihat olehnya. Tidak ada satupun yang luput dari penglihatannya. Lantas, kenapa kita harus mati-matian memikirkan cara terbaik untuk membalas luka? Kenapa kita harus bersusah payah menginginkan sesuatu yang tidak baik pada orang-orang yang sudah menyakiti kita? Itu bukan urusan kita. Tugas seorang hamba hanyalah menjaga niat ibadahnya...

Seseorang Pembawa Bahagia dan Luka

Percayalah suatu hari nanti akan ada seseorang yang datang membawa bahagia dan luka, tapi tak akan membuatmu jera. Sebab, luka itu ada untuk membuatmu semakin bersabar dengan keberadaannya. Dan bahagia itu ada untuk membuatmu semakin bersyukur dengan kehadirannya. Jika dia sering membuatmu terluka, kemudian hatimu tak mampu bertahta lama di mahligai cinta, bisa jadi itu nafsu belaka. Sebab ia ingin dibahagiakan tapi tak ingin membahagiakan. Allah ciptakan cinta bukan serta merta hanya untuk membuat hati berbunga, tapi harus ada ridha didalamnya. Harus ada berkah ilahi mengelilinginya. Harus ada takut saat diri semakin jauh darinya dan tenang saat mendekat pada-nya. Bersabarlah, jika belum mendapat kebaikan cinta yang sesungguhnya. Yakinlah, Allah akan kabulkan segala kebutuhan hamba di waktu terbaik menurut-nya, segera. Lebih baik bersabar menjaga hati demi mendapat kebaikan cinta yang sesungguhnya daripada harus bergelut dengan cinta yang salah sekaligus menggenggam pa...

Selamat Malam

Gemercik air terdengar dari balik dinding Menemani malam yang sangat hening Langit berubah menjadi kelam Pemilik nama mengucap selamat malam

Kenapa Rambut Bisa Rontok?

Tulisan ini dibuat bukan tanpa alasan. Saya membuat tulisan ini karena saya penasaran kenapa banyak sekali rambut saya yang rontok di setiap harinya. Alhasil, saya membuka sebuah video tentang rambut rontok. Dan ini adalah ulasannya. Siklus pertumbuhan rambut ada 3 fase, yaitu: 1. Fase Anagen Di fase ini pertumbuhan rambut aktif dimana sel-sel yang baru akan mendorong sel-sel yang lebih tua ke atas. Fase ini lamanya 2 - 6 tahun. 2. Fase Katagen Pada fase transisi ini yang lamanya 1 - 2 minggu terbentuk rambut gada (club hair) 3. Fase Telogen Ini adalah fase istirahat dimana rambut tidak tumbuh. Di fase ini lah rambut yang lama akan lepas digantikan dengan rambut yang baru. Di fase ini lah disebut rambut rontok. Rambut yang rontok itu normal, asalkan rambut yang rontok 50 - 100 helai perharinya. Kenapa sih kok bisa rambut rontok? 1. Cuci rambut dengan air panas.  Air panas menyebabkan dehidrasi batang rambut. Dan membuat rambut rontok. 2. Paparan berlebihan bahan...

Jatuh Cinta

Hayoo, siapa yang lagi jatuh cinta???? Jatuh cinta bisa dilihat dari sisi medis loh ternyata. Kok bisa sih?  Biasanya orang yang baru jatuh cinta langkah-langkahnya itu:                          1.        Lust. Lust adalah gairah. Bedakan ya mana lust dan mana love. Ketika diawal melihat orang dan kita tertarik melihatnya, itu yang muncul adalah rasa gairah. Misalnya perempuan, hormon yang dominan itu adalah hormon estrogen. Jadi pada saat kita tertarik melihat seseorang, hormon estrogen dalam tubuh kita sedang meledak-ledak  atau sedang bekerja. Kalau cowok, berarti yang bekerja hormon testosteron. Kenapa harus kedua hormon itu? Karena kedua hormon ini adalah hormon seksual yang berperan dalam pembentukan suatu gairah. Kedua hormon ini akan direspon oleh sistem limbik yang ada di otak kita dengan menurunkan...