Belajar Ikhlas
Kita memang gak pernah diajarkan untuk melupakan. Dari kecil, sampai sekarang. Gak ada yang pernah ngajarin itu. Tapi, kita selalu diajarkan bagaimana kita mengikhlaskan sesuatu. Emang, gak mudah rasanya mengikhlaskan sesuatu itu. Apalagi lisan dan hati itu sering kali gak kompak. Lisan bilang ikhlas, tapi hati mengatakan sebaliknya. Guru saya, KH Noer Muhammad Iskandar SQ pernah mengatakan seperti ini, Ikhlas itu seperti surat Al Ikhlas, Tidak tertulis satu katapun kata-kata Ikhlas disitu. Karena hanya mereka yang ikhlas, senantiasa berbuat tanpa menyebut keikhlasannya.