Jatuh Cinta


Hayoo, siapa yang lagi jatuh cinta????

Jatuh cinta bisa dilihat dari sisi medis loh ternyata. Kok bisa sih? 

Biasanya orang yang baru jatuh cinta langkah-langkahnya itu:
                        
1.       Lust.
Lust adalah gairah. Bedakan ya mana lust dan mana love. Ketika diawal melihat orang dan kita tertarik melihatnya, itu yang muncul adalah rasa gairah. Misalnya perempuan, hormon yang dominan itu adalah hormon estrogen. Jadi pada saat kita tertarik melihat seseorang, hormon estrogen dalam tubuh kita sedang meledak-ledak  atau sedang bekerja. Kalau cowok, berarti yang bekerja hormon testosteron.

Kenapa harus kedua hormon itu?

Karena kedua hormon ini adalah hormon seksual yang berperan dalam pembentukan suatu gairah. Kedua hormon ini akan direspon oleh sistem limbik yang ada di otak kita dengan menurunkan potensi stres. Jadi akhirnya ketika kita melihat si ‘doi’ nih rasanya happy terus.

2.       Atraction

Ketertarikan ini adalah suatu fase dimana seseorang mulai benar-benar merasakan cinta. Di fase ini ada 4 hormon yang berperan penting.

  • ·    Adrenalin: Bisa menyebabkan simpatis dan membuat kita berdebar-debar. Mau ngomong pun susah, salting gitu loh. Kalau kalian merasakan hal tersebut, berarti adrenalin kalian sedang bekerja.

  • ·     Dopamin: Dopamin ini efeknya membuat kita lebih berenergi, lebih fokus, lebih bahagia, jarang laper. Nah efek-efek ini sama seperti efek stimulan dari ekstasi. Sesuatu yang menyenangkan akan membuat otak menginginkan lagi dan lagi. Nah itu makanya kalau jatuh cinta pasti pengen ketemu terus kan? Hayo ngaku..

  • ·        Serotonin: Serotonin ini akan menurun apabila dopamin meningkat. Kondisi ini setara seperti orang yang menderita penyakit OCD (Obsessive, Compulsive, Disorder). Orang-orang yang mengidap penyakit ini membutuhkan objek untuk dimiliki, karena ia obses terhadap objek itu. Bagi orang yang jatuh cinta, kondisi ini sama seperti kita yang butuh pasangan untuk dimiliki. Ketika orang yang mengidap OCD ini tidak mendapatkan apa yang dia inginkan dia akan compulsive, dia akan cemas, khawatir. Sama seperti kita yang jatuh cinta, kalo gak ketemu sama pasangannya rasanya cemas, khawatir dan ingin ketemu terus. Benar gak??

  • ·       NGF (Nerve Growth Factor): Menurut penelitian NGF orang yang sedang jatuh cinta lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang sedang tidak jatuh cinta. NGF itu penting dalam pertumbuhan, pemeliharaan, serta kelangsungan hidup dari sel saraf. Jadi kalau kalian gak mau pikun, depresi cobalah jatuh cinta.

3.       Attachment

Tahap ini adalah tahap dimana pasangan membawa hubungan ke level yang lebih tinggi. dalam tahap ini ada 2 hormon yang berperan penting.


  • ·      Oksitosin: Oksitosin hormon yang penting dalam pembentukan ikatan. Contohnya seperti ibu yang menyusui anaknya yang baru lahir, hormon oksitosinnya akan meningkat jauh drastis. Kalau nggak, air susunya (ASI) tidak mengalir. Oksitosin yang meningkat ini akan menimbulkan ikatan yang lebih kuat antara ibu dan anak tersebut. Sama seperti yang sedang jatuh cinta. Ikatan suatu pasangan akan menjadi lebih kuat karena adanya hormon oksitosin ini.

  • · Vasopresin/ADH (Antidiuretic Hormon): Hormon ini penting dalam mempertahankan kelangsungan suatu hubungan. Misalnya kalau mau LDR disinilah vasopresin akan bekerja. Dia akan memperbaiki komunikasi, membuat kita bersosial lebih baik, aman dan nyaman bersama pasangan dan bisa membuat kita saling mendukung pasangan juga menjaga kesetiaan. Oksitosin ini baik dalam mempererat hubungan yang sudah terjalin sebelumnya. Selain itu jatuh cinta juga menurunkan aktivitas dari amigdala, suatu bagian dari otak kita dimana fungsinya untuk menilai sesuatu atau seseorang. Nah ketika orang yang jatuh cinta, amigdalanya akan tersupresi dan kejelekan pasanganpun akan terus terlihat baik dimata kita. Terus, orang yang jatuh cinta akan merasakan kebahagiaan yang lebih banyak dan stres yang lebih sedikit. Selalu tersnyum dan jarang sedih. Nah perasaan inilah yang disebut jatuh cinta.

Jatuh cinta ternyata ada positifnya juga ya..
Nah kita harus memanfaatkannya dengan hal-hal yang positif juga. Jangan malah melamun, gak mau belajar dan membuat hari tidak produktif. Lakukan aktifitas yang postif. Seperti melakukan kegiatan bersama, selalu mendukung satu sama lain. Jadikan semangat  jatuh cinta ini menjadi semangat untuk melakukan hal-hal yang postif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Bahram Al-Majusi Yang Mendapat Ridho Allah Karena Shodaqoh

Berkelukur

Berbeda