Berkelukur
Kau pikir
mudah,
Memperbaiki
hati yang porak poranda
Menutup
kelukur yang telah membujur
Menghilangkan
kenangan sepintas
Bagaimana,
tuan?
Sudah puaskah
kau meruntuhkan batas?
Ternyata
kecewa dan bahagia
Hanya setipis
benang saja.
~btw ini puisi pas 2017
Komentar
Posting Komentar