Kamu

Tak pernah sedikitpun kau merasa. 
Kala aku menatapmu. 
Melihatmu tersenyum bagai mahligai nan suci. 
Melihatmu tertawa bagai samudera yang lebar. 
Mengharapkanmu, bagai bertahan di ranting yang rapuh. 
Dan untuk bersamamu, ketidakmungkinan terbesar di hidupku. 

Ada pertanyaan dibenakku. 
Aku yang bodoh, atau kau yang masa bodoh?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Bahram Al-Majusi Yang Mendapat Ridho Allah Karena Shodaqoh

Berkelukur

Berbeda